Monday, 16 September 2024

RINGKASAN MATERI BAB III

BAB III: CERPEN PENGERTIAN: Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek, yaitu karya sastra yang berbentuk narasi fiksi yang berisi kisah singkat tentang satu tokoh dalam suatu peristiwa. Cerpen umumnya memiliki jumlah kata sekitar 500-5.000 kata. Ciri cerpen juga ditandai dengan jumlah karakter relatif kecil mencangkup satu tindakan tunggal dengan satu fokus tematik. UNSUR: Unsur yang ada pada cerpen adalah latar, sudut pandang penceritaan,karakter (tokoh), dan alur/plot/struktur. PENGGUNAAN MAJAS: 1.) Simile: Perbandingan langsung. Contoh: "Seekor burung pipit sedang berusaha mempertahankan nyawanya. Dia terbang bagai batu lepas dari katapel sambil menjerit sejadi-jadinya." 2.) Metafora: Perbandingan tidak langsung atau tersembunyi. Contoh: "Dia memiliki hati batu."," Keras kepala seperti lembu." 3.) Personifikasi: Benda mati yang dianggap seperti makhluk hidup. Contoh: "Awan tertatih-tatih melintasi langit.", " Kerikil di jalan tampak pucat sedih." JENIS-JENIS CERPEN: 1.) Cerita Pendek 2.) Cerita Sedang 3.) Cerita Panjang CIRI-CIRI CERPEN: A.) Bersifat fiktif atau rekayasa B.) Fokus pada satu tokoh dan satu peristiwa C.) Memiliki konflik yang jelas D.) Menggunakan bahasa sehari-hari atau nonformal E.) Memiliki plot yang singkat F.) Gaya bahasa yang padat dan menggunakan kalimat efektif TUJUAN CERPEN: Sebagai hiburan bagi para pembaca, kemudian bisa juga sebagai media edukasi atau pembelajaran FUNGSI CERPEN: 1.) Fungsi Rekreatif: Sebagai penghibur bagi para pembaca. 2.) Fungsi Estetis: Memiliki nilai estetika atau keindahan sehingga memberi rasa puas dalam hal estetis bagi para pembaca. 3.) Fungsi Didaktif: Memberi pembelajaran atau pendidikan bagi para pembaca. STRUKTUR CERPEN: 1.) Abstrak 2.) Orientasi 3.) Komplikasi 4.) Evaluasi 5.) Resolusi 6.) Koda

No comments:

Post a Comment

ANALISIS BUKU FIKSI DAN NON-FIKSI

PENGERTIAN BUKU FIKSI: Buku fiksi adalah karya sastra yang didasarkan pada imajinasi pengarangnya. Dalam buku fiksi, cerita yang disampaikan...